oleh

Bangun Budaya Kerja Aman, PLN UID Jawa Timur Gelar Apel Bulan K3 Nasional 2026

Apel Bulan K3 Nasional 2026 diikuti 16 UP3 di wilayah Jawa Timur berlangsung di PLN UPDL Pandaan, pada Rabu, 21 Januari 2026. Foto: bill

Pasuruan – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menggelar Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dengan mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Apel tersebut dilaksanakan di PLN UPDL Pandaan yang berlokasi di Jalan Surabaya–Malang KM 50, Karang Kepuh, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh insan PLN dari 16 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di wilayah Jawa Timur, antara lain UP3 Madura, Kediri, Surabaya Selatan, Surabaya Timur, Surabaya Barat, Surabaya Utara, Banyuwangi, Madiun, Bojonegoro, Gresik, Ponorogo, Sidoarjo, Jember, Situbondo, Pasuruan, dan Malang.

Dalam apel tersebut, General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, membacakan amanat Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, Ph.D. Disampaikan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi nasional untuk meneguhkan kembali komitmen dalam melindungi tenaga kerja Indonesia serta membangun dunia kerja yang aman, sehat, produktif, dan bermartabat.

“Indonesia merupakan negara besar dengan jumlah pekerja mencapai 146,54 juta orang. Di balik angka tersebut terdapat jutaan aktivitas kerja dengan tingkat risiko yang beragam, mulai dari sektor industri, konstruksi, pertambangan, transportasi, hingga jasa dan ekonomi digital. Oleh karena itu, pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi fondasi yang sangat penting karena berdampak langsung pada perlindungan tenaga kerja, produktivitas perusahaan, serta daya saing nasional,” demikian amanat Menteri Ketenagakerjaan.

Ahmad Mustaqir menambahkan, PLN mengusung subtema “Penguatan Sinergi Lintas Peran yang Inklusif, Kolaboratif, serta Pemanfaatan Teknologi Berkelanjutan untuk Mewujudkan Zero Harm dan Zero Loss.” Menurutnya, tema tersebut menegaskan bahwa K3 bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan budaya kerja yang harus diterapkan dalam setiap proses, keputusan, dan tindakan di lapangan.

“K3 harus dimaknai sebagai budaya kerja yang profesional, berbasis kompetensi, standar, dan integritas; andal, konsisten serta berkelanjutan; dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, pekerja, mitra, akademisi, hingga masyarakat,” ujarnya, pada Rabu, 21 Januari 2026.

Sejalan dengan arahan Menteri Ketenagakerjaan, rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional 2026 di lingkungan PLN UID Jawa Timur juga diisi dengan berbagai agenda edukatif dan sosial. Salah satunya adalah simulasi pekerjaan di lapangan yang bertujuan meningkatkan kompetensi, kesiapsiagaan, serta kepatuhan petugas terhadap standar operasional prosedur (SOP) K3. Simulasi tersebut meliputi penerapan pengamanan kerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta mitigasi risiko dalam pekerjaan ketenagalistrikan.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Opening Yantek Competition 2026 serta aksi sosial donor darah. Kegiatan donor darah menjadi wujud kepedulian sosial insan PLN terhadap sesama sekaligus mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu peserta donor darah, Noer Hasyim, menuturkan bahwa dirinya baru pertama kali mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan dalam kegiatan bulan K3 dan merasa bangga dapat berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut.

“Ini adalah pengalaman pertama saya mengikuti kegiatan donor darah. Kegiatannya sangat positif dan bermanfaat, baik bagi kesehatan pribadi maupun bagi masyarakat yang membutuhkan darah, semoga kegiatan semacam ini terus berkelanjutan,” ujar Noer Hasyim.

Melalui peringatan Bulan K3 Nasional 2026, PLN UID Jawa Timur berharap dapat terus membangun budaya K3 yang kuat dan berkelanjutan dengan dukungan kolaborasi seluruh unit kerja. Dengan ekosistem pengelolaan K3 yang profesional dan andal, PLN optimistis mampu menghadirkan pelayanan kelistrikan yang aman, andal, dan berkualitas bagi masyarakat Jawa Timur. (bill)

Bagikan