Aceh Tamiang, 6 Januari 2026 – Pasca bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang, Satuan Tugas Penanggulangan Banjir dan Bencana (Satgas Gulbencal) TNI AL melalui Posko Seruway Kodaeral I terus mendampingi masyarakat bahu-membahu dalam proses pemulihan. Pada Senin (5/1), fokus kegiatan diarahkan pada pembersihan fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan warga.
Sebanyak 93 personel gabungan dari Kodaeral I, Lanal Lhokseumawe, Yonmarhanlan I, dan Yonif 8 Marinir dikerahkan ke beberapa titik terdampak. Salah satu sasaran utama adalah lingkungan Sekolah MIN 5 Telaga Meku di Kecamatan Banda Mulia. Para prajurit bahu-membahu membersihkan sisa material banjir agar lingkungan sekolah dapat kembali digunakan untuk aktivitas belajar mengajar.
Selain pembersihan fisik, TNI AL juga memprioritaskan pemulihan kesehatan masyarakat. Di Posko Seruway, tim medis memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga sekitar. Untuk mendukung kebutuhan ini, tersedia berbagai macam obat-obatan mulai dari vitamin, obat batuk, hingga obat hipertensi dan antibiotik guna mengantisipasi penyakit yang biasa muncul pascabencana.
Dalam operasionalnya, Satgas didukung oleh berbagai sarana seperti truk, sepeda motor, tenda, serta perangkat komunikasi Starlink untuk memastikan koordinasi di lapangan tetap berjalan lancar.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan kehadiran para prajurit di tengah masa pemulihan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib, dengan kondisi personel yang tetap semangat dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini.
Dalam berbagai kesempatan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa kehadiran TNI AL dalam penanganan bencana alam merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
(Dispenal|Vanesa)


























