oleh

Hari Guru ke-80, Baringin Pulungan Beri Kado Kasih: Doa Tulus untuk Kesembuhan Sahabat Wartawan Chairum Lubis

Baringin Pulungan, S.S., seorang guru senior di SD kunjungi sahabatnya sedang sakit.

Medan – Peringatan Hari Guru Nasional ke-80 pada 25 November 2025 menjadi momen yang dimaknai secara mendalam oleh Baringin Pulungan, S.S., seorang guru senior di SD Muhammadiyah 30 Perumnas Mandala Medan. Alih-alih mengikuti upacara formal, “Pak Guru” Barpul sapaan akrabnya memilih untuk merayakan hari spesial tersebut dengan kunjungan penuh makna: menjenguk dan mendoakan kesembuhan sahabat karibnya, tokoh pers Chairum Lubis, S.H., yang tengah berjuang melawan penyakit stroke.

Dengan mengenakan seragam KORPRI, Pak Guru Baringin lulusan S-1 Sastra Inggris tahun 1991 yang dikenal aktif mengajar bahasa Inggris berangkat dengan satu tujuan mulia. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah ekspresi rasa terima kasih dan harapan besar untuk pemulihan sahabat lamanya.

 

Baringin Pulungan dan Chairum Lubis menjalin persahabatan sejak awal karier mereka sebagai wartawan di Harian Medan Pos, saat media tersebut masih dipimpin oleh Pendiri almarhum DR. Drs. H. Ibrahim Sinik. Ikatan profesional dan personal ini terus berlanjut hingga kini. Chairum Lubis sendiri dikenal sebagai sosok dermawan, pemilik media online Perwarta.co, dan seorang wartawan yang banyak meliput di lingkungan kepolisian.

“Hari ini menjadi sangat spesial bagi saya. Sebuah pengalaman luar biasa bisa mengunjungi sahabat saya yang sedang berjuang melawan penyakit ini,” ungkap Pak Guru Baringin. Ia berharap Chairum Lubis dapat segera pulih, kembali sehat, dan beraktivitas seperti sediakala.

 

Lebih dari sekadar sahabat, Pak Guru Baringin adalah saksi mata atas kebaikan hati dan kedermawanan Chairum Lubis. Ia menceritakan bagaimana sosok yang dikenal humble dan ramah tamah itu selalu ringan tangan membantu sesama tanpa pandang bulu.

“Saya pernah menyaksikan seorang ibu tua menangis haru saat menerima bantuan beras darinya. Beliau adalah sosok yang suka menolong sesama,” kenangnya.

Selain kebaikan, Pak Guru Baringin juga merasa bangga dengan penghormatan yang selalu diberikan sahabatnya.

“Beliau selalu memanggil saya dengan sapaan ‘Pak Guru’. Ini memberikan kebanggaan luar biasa pada saya, karena begitu besar penghargaan dan penghormatannya kepada saya sebagai guru yang juga pernah menjadi salah satu Redaktur Harian Medan Pos,” jelas Pak Guru Barpul.

Saat ini, Harian Medan Pos dipimpin oleh Bapak H. Farianda Putra Sinik, yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara.

Mengakhiri kunjungan spesialnya di Hari Guru, Pak Guru Baringin menangkupkan kedua tangan seraya memohon kepada Allah SWT agar segera mengangkat penyakit Chairum Lubis. Kado Hari Guru yang ia berikan tahun ini adalah doa tulus, bukti nyata bahwa persahabatan sejati adalah penyemangat terbaik dalam menghadapi cobaan.(*)

(Kontributor : Novian)

Bagikan