oleh

Kemenag Luncurkan Program Webinar Zakat Wakaf Hub 2024

Jakarta – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf akan menggelar program Webinar Zakat Wakaf Hub. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan indeks literasi zakat dan wakaf serta meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam berzakat dan berwakaf.

“Tujuan dari kegiatan Webinar Zakat Wakaf Hub ini adalah untuk meningkatkan indeks literasi zakat dan wakaf nasional. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat dan berwakaf, serta memperkuat kolaborasi dan sinergi antara berbagai program edukasi dan literasi zakat dan wakaf,” ungkap Waryono, Abdul Ghafur, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf di Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Salah satu sasaran strategis untuk meningkatkan layanan keagamaan adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan ekonomi keagamaan umat. Indikator kinerja dapat diukur melalui persentase dana sosial keagamaan yang mendukung layanan pendidikan dan keagamaan.

“Berdasarkan Roadmap Literasi Zakat dan Wakaf Nasional, terdapat 17 kelompok sasaran prioritas, termasuk di dalamnya ulama, ASN, karyawan, investor, UMKM, akademisi, dan lainnya. Webinar ini akan menjadi platform untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam berzakat dan berwakaf,” papar Waryono.

Webinar Zakat Wakaf Hub digelar bekerja sama dengan FOSSEI dan Forum MAZAWA. Webinar ini terdiri dari beberapa sesi tematik. Acaranya dapat diakses melalui platform Zoom Meeting serta siaran langsung di kanal YouTube Bimas Islam TV dan Literasi Zakat Wakaf.

Terdapat tiga program utama yang diluncurkan, antara lain:

1. HALO ZAWA (Harmonisasi, Konsolidasi, dan Optimalisasi Zakat Wakaf)

Ini merupakan wadah edukasi dan literasi terkait regulasi dan kebijakan zakat dan wakaf, program-program Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, serta isu-isu strategis lainnya. Kegiatan akan diselenggarakan dua minggu sekali, setiap Selasa pukul 10.00-12.00 WIB.

2. EKSPOS ZAWA

Kegiatan ini akan mengangkat program-program zakat dan wakaf dari berbagai stakeholder. Dengan tujuan untuk memperkenalkan dan mengkampanyekan program berbasis zakat dan wakaf kepada masyarakat. Kegiatan diselenggarakan seminggu sekali, setiap Kamis pukul 10.00-11.30 WIB.

3. NGAJI ZAWA

Ini menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat tentang zakat dan wakaf, praktik pemberdayaan, serta perkembangan terkini melalui narasumber yang kompeten. Acaranya diselenggarakan setiap dua minggu sekali pada Rabu pukul 10.00-11.30 WIB.

Program Zakat Wakaf Hub diharapkan dapat menjadi platform informasi yang valid mengenai zakat dan wakaf serta perkembangannya di tingkat nasional. Dengan adanya sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana diskusi interaktif antara penggiat literasi zakat dan wakaf dengan narasumber yang kompeten di bidangnya. Dengan begitu, melalui program ini mampu menciptakan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera melalui zakat dan wakaf.

“Dengan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan program ini dapat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan literasi dan partisipasi masyarakat dalam zakat dan wakaf, demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” tutur Muhibuddin, Ka. Subdit. Edukasi, Inovasi dan Kerjasama Zakat dan Wakaf.

Kemenag mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta dalam Webinar Zakat Wakaf Hub. Partisipasi aktif masyarakat, terutama umat Muslim, memegang peran kunci dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang zakat dan wakaf di Indonesia.

“Mari bersama-sama turut serta dalam memperkuat dasar sosial dan agama bangsa, serta mendukung berbagai program yang memberikan manfaat bagi umat dengan bergabung dalam webinar ini melalui platform Zoom Meeting dan siaran langsung di kanal YouTube Bimas Islam TV dan Literasi Zakat Wakaf. Dengan demikian, kita dapat memperluas wawasan, meningkatkan kerjasama, dan membangun masa depan yang lebih baik melalui praktik zakat dan wakaf,” tandasnya. (Red/Arif)

Bagikan

Baca Juga