

Menurut Kasdim, Mayor Suko, hadirnya musim penghujan ini kemungkinan potensinya adalah longsor, puting beliung ataupun banjir yang saat ini telah melanda sebagian wilayah Kabupaten Tuban.
“Oleh karena itu kita harus mempersiapkan untuk penanggulangannya agar kondisi tersebut tidak bertambah parah. Kami tetap berharap di Kabupaten Tuban ini tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, bukan berarti kita berharap tetapi kita harus tetap siaga,” tegasnya.

Lanjutnya, titik-titik banjir yang ada di Kabupaten Tuban, yaitu kecamatan Soko, Rengel, Plumpang dan Widang karena wilayah tersebut berada disepanjang bantaran sungai bengawan solo.
Ia menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini untuk mempersiapkan personil maupun sarana yang dibutuhkan dalam penanggulangan bencana banjir, sasarannya supaya kita tidak kewalahan pada saat terjadi bencana banjir., agar masyarakat juga ikut waspada dalam upaya penanggulangannya.
“Dengan Apel Siaga Banjir ini dapat terbentuk dan tersusun kekuatan personil serta seberapa banyak kekuatan yang sudah ada. Jadi titik-titik yang tadi sudah disebutkan di atas supaya dijaga lebih waspada dan supaya lebih cepat cara penanganannya,”pungkasnya.

Diketahui, saat ini Kodim 0811 telah mendirikan satu Posko Bencana Alam yang berada di Makodim 0811 dan empat Posko Lapangan yang berdiri di empat titik Lokasi Terdampak Banjir yaitu, kecamatan Soko, Rengel, Plumpang dan Widang.( Penrem 082/CPYJ|red)