
Medan – Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, menegaskan bahwa momentum bulan suci Ramadhan bukan sekadar ajang silaturahmi dan buka puasa bersama (bukber), melainkan juga ruang memperkuat soliditas, motivasi kerja, dan kepedulian sosial di lingkungan kepolisian.
Dalam kegiatan buka puasa bersama yang diinisiasi langsung Kapolrestabes Medan di halaman Gedung Satuan Reserse Naroba Polrestabes Medan pada Senin (2/3/2025) ini, Kompol Rafli menyampaikan bahwa acara tersebut menjadi bukti kebersamaan yang tulus, meski digelar secara sederhana dan tanpa perencanaan panjang.
“Di bulan penuh berkah ini kita bukan hanya berkumpul untuk buka puasa bersama. Ini inisiasi langsung Bapak Kapolres kepada kami. Kalau sering lihat di TikTok orang tanya ‘kapan bukber, kapan bukber’, akhirnya lewat begitu saja. Tapi ini walau terkesan dadakan, ternyata bisa dan mampu kita laksanakan dengan kebersamaan,” ungkap Kompol Rafli.
Suasana sederhana tidak mengurangi makna kebersamaan. Justru, menurutnya, momen tersebut mempererat hubungan antar personel. “Walaupun tempatnya sederhana, kita bisa sama-sama berkumpul dan menikmati hidangan bersama. Yang terpenting adalah kebersamaan dan rasa syukur,” katanya.
Pada kesempatan itu, Kompol Rafli juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Sat Narkoba. Ia memaparkan, pada tahun 2025 pihaknya berhasil mengungkap 159 kilogram sabu. Bahkan dalam 100 hari terakhir, pengungkapan mencapai 156 kilogram sabu.
“Ini bukti nyata, hasil kerja keras teman-teman semua. Dalam 100 hari kita bisa bongkar 156 kilo sabu. Ini real, ini nyata,” tegasnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang pelepasan dan apresiasi terhadap dua personel terbaik yang dimutasi dan dipercaya mengemban jabatan baru, yakni Iptu Ondo Simanjuntak sebagai Kanit Pidsus Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Iptu Putra Harahap dipercaya sebagai Kanit Reskrim Polsek Deli Tua.
Kompol Rafli menyampaikan keyakinannya bahwa penempatan tersebut merupakan keputusan tepat dari pimpinan. “Kami percaya penuh dengan pengalaman beliau (Kapolres), beliau menempatkan orang pasti di tempat yang tepat. Mereka adalah kader terbaik kami,” ujarnya.
Kompol Rafli juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang baik dalam sebuah organisasi. Ia menyebut kehadiran Kapolres di tengah-tengah anggota menjadi sumber motivasi dan semangat kerja tambahan. “Kapolres hadir di tengah-tengah kita, itu memberikan motivasi dan semangat kerja yang bertambah secara tidak sadar. Kami hanya sopir dan nahkoda tetap pimpinan,” katanya.
Ia bahkan menyelipkan doa agar Kapolres segera mendapatkan kenaikan pangkat. “Kalau dipimpin oleh yang baik, orang biasa pun akan berguna. Tapi kalau dipimpin oleh yang tidak baik, yang hebat pun bisa tidak maksimal. Oleh karena itu kami doakan Bapak Kapolres segera mendapatkan bintang (jendra). Doa di bulan penuh berkah ini insyaallah dikabulkan,” ucapnya.
Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadhan. Kompol Rafli menyebut santunan tersebut merupakan titipan rezeki dari Kapolres untuk membantu anak-anak yang ingin merasakan kebahagiaan Lebaran.
“Bukan untuk sombong, tapi beliau menitipkan sedikit rezeki untuk adik-adik kita agar bisa merasakan Lebaran juga. Tidak banyak, tapi semoga bermanfaat,” tuturnya.
Pada momen itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, berpesan bahwa keberhasilan pengungkapan narkoba kuncinya kesatuan hati dan komunikasi. Ditegasannya bahwa penangaan narkoba unik dan berbeda dengan satuan lainnya. Untuk itu diperlukan kekompakan agar berhasil mengungkapnya.
“Jadi keberhasilan demi keberhasilan adalah kesatuan hati. Harus bekerja memiliki dampak yang positif. Hidup sekali, mati sekali, sekali hidup harus berarti. Jalinlah komunikasi yang baik. Warga Kota Medan menunggu hasil kerja kita,” pesanya.
Acara kemudian ditutup dengan tausyiah dari ustaz dan doa bersama, memohon keberkahan serta keselamatan dalam menjalankan tugas pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan.
Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa di tengah tugas berat memberantas peredaran narkotika, nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kepemimpinan yang humanis tetap menjadi fondasi utama jajaran Sat Narkoba Polrestabes Medan.*
(Kontributor : Novian)


























