
Pekalongan – Lanud Jenderal Besar Soedirman menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap bencana banjir dengan menerjunkan personel untuk membantu upaya penanganan dan evakuasi warga terdampak bencana melanda wilayah Kabupaten Pekalongan, Rabu (21/01/2026).
Personel Lanud J.B. Soedirman diterjunkan sejak hari Senin, 19 Januari 2026. Bersama tim gabungan BPBD, TNI-Polri Kabupaten Pekalongan, personel Lanud J.B. Soedirman dikerahkan ke sejumlah titik terdampak banjir guna membantu proses evakuasi warga, pendistribusian bantuan logistik, pendataan pengungsi, memfasilitasi sarana dan prasarana pendukung pengungsian, serta pembersihan lingkungan pasca banjir.

Komandan Lanud J.B. Soedirman Letkol Pnb Ali Purwoko, S.Sos., menyampaikan bahwa kehadiran personel TNI AU di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial dalam membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana. Selain itu, langkah ini juga sebagai bentuk sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, serta unsur relawan lainnya dalam penanganan bencana secara terpadu.
“Personel kami diterjunkan untuk membantu evakuasi, memberikan bantuan, serta memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak banjir. Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar penanganan bencana dapat berjalan dengan cepat dan efektif,” ungkap Danlanud.
Bencana banjir di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terjadi pada hari Sabtu, 17 Januari 2026. Adapun Kecamatan yang terdampak antara lain, Kecamatan Pekalongan Timur, Barat, Selatan dan Pekalongan Utara. Sebanyak 972 orang pengungsi yang sudah di evakuasi di tempat aman.
(Kontributor: Arif)


























