
Sorong – Bertempat di Dermaga Kodaeral XIV Sorong Papua Barat Daya, secara simbolis, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos., didampingi, Komandan Kodaeral XIV Sorong Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XIV, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat Daya, perwakilan Bank Indonesia, serta perwakilan Staf Operasi TNI Angkatan Laut, melaksanakan pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Tahun 2026. Selasa (20/10/2026).
Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang dilaksanakan TNI Angkatan Laut bersama Bank Indonesia.
Sebagai upaya pemerintah dalam menghadirkan layanan keuangan negara secara merata hingga ke wilayah kepulauan yang sulit dijangkau, Ekspedisi tersebut berlangsung mulai 20 hingga 28 Oktober 2026, dimana TNI AL mengerahkan KRI Layaran-854 yang dikomandani Mayor Laut (P) Dimas Prasetyo, S.T.Han., dari jajaran Satuan Kapal Patroli (Satrol) Kodaeral XIV Sorong, untuk mendukung distribusi layanan Bank Indonesia ke sejumlah pulau dan daerah terpencil di wilayah Papua Barat Daya, diantaranya Kaimana, Pulau Namatota, Arguni, Yellu, Waisai, Sawondarek dan berakhir di Manokwari,
Dalam sambutannya Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI Dr. Yayan Sofiyan, S.T., M.Si., M.Tr.Opsla., yang dibacakan Komandan Kodaeral dikatakan bahwa tantangan geografis ini tidak boleh menjadi penghalang bagi pemerataan pembangunan, disinilah letak pentingnya sinergitas antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut, dengan satu tujuan mulia menjaga kedaulatan negara sekaligus mendukung program pembangunan nasional, di mana TNI Angkatan Laut menjaga kedaulatan negara dan bangsa serta keutuhan seluruh wilayah perairan indonesia, sementara Bank Indonesia menjaga kedaulatan ekonomi bangsa.
Sementara itu Gubernur Papua Barat Daya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut atas sinergi, dukungan, dan pengabdian dalam menjaga Kedaulatan Rupiah serta memperhatikan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Pada bagian lain Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam menyediakan uang Rupiah yang layak edar di seluruh penjuru Tanah Air serta memperkuat semangat kebangsaan melalui pemahaman tentang Rupiah sebagai simbol ke daulatan negara.
Selain menghadirkan layanan penukaran uang rupiah layak edar, Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 juga menyelenggarakan berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada masyarakat di lokasi kegiatan, menguatkan jiwa dan karakter Pejuang Rupiah melalui kegiatan berbagi pengalaman dan leadership sharing oleh TNI Angkatan Laut serta penyuluhan kepada masyarakat, dan layanan kesehatan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya penggunaan rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
(Kontributor : Arif)
Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat


























