Jakarta, 5 Februari 2026,—- Hubungan bilateral antara TNI AL dan Japan Maritime Self-Defence Force (JMSDF) semakin kokoh. Di sela-sela kunjungan kerjanya di Indonesia, Chief of Staff JMSDF, Admiral Saito Akira, melaksanakan kunjungan kehormatan ke kapal perang Satkor Koarmada II yakni KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) yang tengah bersandar di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Kamis (05/01). KRI ini baru saja menuntaskan misi Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL di Lebanon.
Dalam kunjungannya, Chief of Staff JMSDF beserta rombongan disambut dengan jajar kehormatan (valreep), meninjau langsung berbagai kecanggihan teknologi SIGMA Class tersebut.
Admiral Saito tampak antusias saat menerima penjelasan mengenai rekam jejak operasional KRI SIM-367, yang dikenal sebagai kapal perang “langganan” misi internasional, termasuk Satgas MTF UNIFIL di Lebanon. Kemampuan kapal dalam mengintegrasikan sistem sensor dan senjata modern di kelas korvet ini mendapat apresiasi khusus dari pihak JMSDF. Hal ini membuktikan bahwa pemeliharaan alutsista dan kualitas SDM prajurit TNI AL berada pada standar global, yang mampu bersinergi dengan standar teknologi tinggi yang dimiliki oleh armada Jepang.
”Kunjungan ini bukan sekadar protokoler, melainkan bukti kepercayaan internasional terhadap profesionalisme prajurit TNI AL. KRI SIM-367 adalah representasi kesiapan TNI dalam hal ini TNI AL dalam menjaga stabilitas kawasan,” ujar Komandan KRI SIM-367 Letkol Laut (P) Anugerah Annarullah.
Sebagai penutup kunjungan, dilakukan tradisi pertukaran cinderamata yang melambangkan semangat Brotherhood of the Sea. Kunjungan kerja ini menjadi pesan kuat kepada dunia internasional bahwa sinergi antara TNI AL dan JMSDF bukan hanya tentang kekuatan militer, melainkan tentang komitmen bersama untuk menjaga perdamaian di bawah prinsip hukum laut internasional (UNCLOS 1982).
Sebelumnya dalam lawatannya di Jakarta, Admiral Saito juga telah melaksanakan pertemuan dengan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, dilanjutkan pertemuan dengan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin yang membahas sejumlah kerja sama strategis ke dua negara.
(Dispenal|Nasario)


























