oleh

Penandatanganan Kerja Sama Lapas Kelas I Medan dan Yayasan Pelita Kasih Harapan Baru, Perkuat Program Bible Group Study

Lapas Kelas I Medan menjalin kerja sama dengan Yayasan Pelita Kasih Harapan Baru

Medan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menjalin kerja sama dengan Yayasan Pelita Kasih Harapan Baru melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilaksanakan pada Kamis (12/02/2026) pukul 10.00 WIB di Gereja Oikumene Lapas Kelas I Medan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi beserta jajaran, Ketua Yayasan Pelita Kasih Harapan Baru beserta jajaran, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program pembinaan kerohanian bagi WBP, khususnya melalui terobosan kegiatan Bible Group Study. Program ini dirancang sebagai wadah pembinaan rohani berbasis kelompok yang bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual, moral, serta pembentukan karakter WBP agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC dan pembacaan doa oleh pendeta. Selanjutnya, dilakukan prosesi penandatanganan perjanjian kerja sama antara Lapas Kelas I Medan dan Yayasan Pelita Kasih Harapan Baru, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Yayasan serta Kepala Lapas Kelas I Medan.

Dalam sambutannya, Kalapas Fonika Affandi menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas I Medan dalam memperkuat pembinaan kepribadian WBP. “Melalui program Bible Group Study ini, kami berharap Warga Binaan dapat semakin bertumbuh dalam nilai-nilai keimanan, memiliki perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik, serta siap menjalani kehidupan yang produktif setelah bebas nanti,” ujarnya.

Ketua Yayasan Pelita Kasih Harapan Baru juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin, serta komitmen untuk mendukung pembinaan rohani secara berkelanjutan di dalam Lapas.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan komitmen bersama dalam pelaksanaan program ke depan.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menghadirkan pembinaan yang lebih terarah, humanis, dan berkelanjutan di Lapas Kelas I Medan.*

(Kontributor : Novian)

Bagikan