oleh

Peningkatan Kualitas Guru RA: Workshop Penyusunan ATP dengan Integrasi Teknologi

Dari kiri Nensi, Mutiara, Ananta Sholikhah, Ifa Indriana dan Ida Nurhayati saat workshop penyusunan ATP. Foto: GD/Paradigmabangsa

 

Malang – Sebanyak 50 perwakilan guru Raudlatul Athfal (RA) mengikuti Workshop Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) melalui Integrasi Teknologi untuk Guru RA yang dilaksanakan di Laboratorium Lapang Terpadu 1 Kebonagung Unisma, Jumat (28/02/2025).

Acara ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam menyusun ATP pada Kurikulum Merdeka dan dihadiri oleh Pengawas RA, Ida Nurhayati, S.Pd., Ifa Indriana, M.Pd., narasumber Antakuna Sholikhah, serta Mutiara, Kaprodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Unisma. Selain itu, hadir juga perwakilan Kepala dan Guru Raudlatul Athfal dari Kecamatan Wagir dan Pakisaji.

Acara dimulai dengan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan lagu Mars RA dan Yalal Wathon yang dinyanyikan dengan penuh semangat oleh para peserta.

Ida Nurhayati, selaku Pengawas RA, membuka workshop dengan menyampaikan, “Bismillahirrahmanirrahim, Workshop Optimalisasi Kualitas Guru dalam IKM: Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) melalui Integrasi Teknologi untuk Guru RA saya nyatakan dibuka!” Tepuk tangan meriah menyambut pembukaan acara tersebut.

Workshop ini diharapkan dapat mendorong para guru RA untuk mengembangkan pola pikir yang lebih maju dalam menghadapi perubahan dari Kurikulum 2013 menuju Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal teknologi dan peningkatan kreativitas guru RA yang terus berkembang pesat.

Antakuna Sholikhah, sebagai narasumber, menyampaikan materi tentang Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, dan mengungkapkan, “Tundukkan rasa takutmu terhadap perubahan dengan tetap belajar dan berkarya! Sukses untuk KKRA Wagir dan Pakisaji,” ungkapnya.

Di akhir sesi, Anta memberikan pesan penting, “Jangan takut salah, karena dengan kesalahan kita bisa belajar lebih baik lagi untuk generasi penerus kita. Semoga ilmu yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi kita semua, lembaga kita, dan anak didik kita,” tandas Bu Anta sapaan akrabnya.

Acara ditutup dengan pengundian door prize, pengumuman pembagian tugas pembuatan ATP untuk tiap lembaga, serta doa bersama yang mengakhiri kegiatan workshop dengan penuh berkah. (GD)

Bagikan

Baca Juga