
Medan — Dalam rangka meningkatkan pembinaan kerohanian selama bulan suci Ramadan, Lapas Kelas I Medan menggelar kegiatan Pesantren Ramadan hari pertama yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas I Medan, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang mengusung agenda ceramah keagamaan ini diikuti dengan penuh khidmat oleh warga binaan pemasyarakatan. Pesantren Ramadan menjadi salah satu program pembinaan spiritual yang rutin dilaksanakan guna memperkuat keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter yang lebih baik bagi warga binaan.
Dalam ceramah yang disampaikan, penceramah mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, serta menumbuhkan semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Suasana masjid tampak penuh kekhusyukan saat warga binaan menyimak tausiyah yang diberikan.
Secara terpisah, Kepala Lapas Kelas I Medan menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Ramadan ini merupakan bagian dari komitmen pembinaan kepribadian di bidang kerohanian. Ia menegaskan bahwa pembinaan spiritual menjadi fondasi penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan.
“Ramadan adalah momentum pembinaan diri. Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan pencerahan dan motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya.
Melalui kegiatan Pesantren Ramadan hari pertama ini, Lapas Kelas I Medan terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kemandirian, tetapi juga penguatan mental dan spiritual sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.*
(Kontributor : Novian)


























