
Medan — Sat Binmas Polrestabes Medan ajak pelajar SMA Swasta Pencawan Medan ikut menolak dan perangi bahaya narkoba di sekolah dan lingkungan mereka masing – masing. Hal itu, untuk menjaga generasi muda bangsa Indonesia mempunyai masa depan untuk meraih mimpinya.
“Kita sebagai penegak hukum menginginkan program rangka sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran gelap Narkotika (P4GN), di wilayah hukum Polrestabes Medan berjalan lancar dan aman, ” ucap PS Kasubnit 2 Bhabinkamtibmas Aipda Dr Afriadi Amin,S.Psi.,M.Kom.I sebagai narasumber P4GN di SMA Swasta Pencawan Jalan Bunga Ncole Medan, ” Rabu (7/10/2026).
Apalgi dengan tema : Remaja Sehat, Sekolah Hebat Tanpa Narkoba, Dr Aiptu Afriadi Amin, menambahkan, pelajar harus bergerak aktif sebagai agen perubahan di sekolah maupun di lingkungan mereka masing – masing. “Peran aktif pelajar tingkat SMA ini sangat dibutuhkan dalam pemberantasan narkoba di sekolah maupun di lingkungan mereka masing – masing, ” terangnya.
Sebagai seorang pelajar tingkat SMA, sambung Dr Afriadi Amin, mengambil posisi untuk menolak bahaya narkoba adalah langkah krusial dan sangat strategis, baik untuk masa depan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Kata dia, aksi nyata yang bisa diambil oleh pelajar SMA dalam menghadapi bahaya narkoba:
1. Posisi sebagai Benteng Pertahanan Diri (Internal).
• Subjek, Bukan Objek: Pelajar harus memposisikan diri sebagai pengendali penuh atas hidupnya sendiri, bukan korban dari tekanan teman sebaya (peer pressure).
• Pemilik masa depan: Menyadari bahwa masa remaja adalah fase krusial untuk menentukan masa depan (kuliah atau karier). Narkoba secara instan dapat menghancurkan fungsi otak, fokus belajar, dan catatan kriminal.
• Berani berkata “Tidak”: Memiliki ketegasan untuk menolak ajakan secara langsung tanpa merasa takut dikucilkan.
2. Peran sebagai Agen Perubahan (Eksternal/Sosial).
• Edukator Sebaya (Peer Educator): Remaja biasanya lebih mendengarkan teman sebayanya dibanding orang dewasa. Pelajar yang sadar bahaya narkoba bisa menjadi tempat berbagi info yang valid tentang dampak buruk zat adiktif.
• Inisiator Kegiatan Positif: Mengalihkan energi masa muda ke hal-hal produktif seperti olahraga, seni, organisasi siswa (OSIS), atau komunitas belajar untuk memperkecil ruang gerak penyebaran narkoba.
Sementara itu dari BNN Sumut, Penyuluh Narkoba Ahli Pertama Ibu Azka Maini,
menyampaikan/mensosialisasikan serta memberi edukasi dampak buruk narkoba serta pembekalan sedini mungkin kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki ketahanan diri yang kuat dalam menghadapi ancaman jeratan narkoba, di lingkungan sosial bermasyarakat maupun lingkungan sekolah.
Di tempat yang sama Kepala Sekolah SMA Swasta Pencawan Medan Pasti Tarigan mengaku, banga pihak Polrestabes Medan peduli dan memberikan edukasi kepada pelajar SMA Pencawan menjadi agen perubahan untuk mencegah narkoba di sekolah maupun di lingkungan masing – masing.
Hadir dalam kegiatan itu diantara lain,
Kabid Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kota Medan Muara Dongoran, PS Kanit Bintibmas Polrestabes Medan Ipda Helmy dan PS Kasubnit 2 Bintibmas Polrestabes Medan Aiptu Muhammad Nasir.*
(Kontributor : Novian)


























