
Belu – Kepercayaan masyarakat perbatasan kepada Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad kembali membuahkan hasil positif. Personel Pos Nunura menerima penyerahan secara sukarela 1 (satu) pucuk senjata api jenis Springfield dari warga binaan atas nama A (55), seorang petani asal Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, pada Selasa malam (24/02/2026). Penyerahan tersebut diterima langsung oleh Wadanpos Nunura bersama personel jaga setelah sebelumnya terjalin komunikasi dan pendekatan humanis yang intensif dengan warga binaan.
Penyerahan senjata api tersebut merupakan hasil dari hubungan teritorial yang telah terjalin lama melalui berbagai kegiatan pembinaan masyarakat, termasuk komunikasi sosial, anjangsana, serta kegiatan karya bakti ketahanan pangan berupa penanaman padi bersama warga. Dalam suasana kebersamaan dan penuh kekeluargaan tersebut, warga yang merupakan mantan pejuang menyampaikan kekhawatirannya terkait senjata lama yang masih disimpannya sejak masa konflik.
Melalui pendekatan persuasif dan edukatif, personel Pos Nunura memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keselamatan lingkungan serta memberikan jaminan bahwa penyerahan secara sukarela merupakan langkah yang tepat dan tidak merugikan pihak warga.
Setelah melalui proses komunikasi yang baik dan penuh kepercayaan, warga tersebut akhirnya secara sukarela menyerahkan senjata api jenis Springfield kepada personel Pos Nunura. Senjata yang ditemukan dalam kondisi tua dan berkarat tanpa amunisi tersebut selanjutnya diamankan sesuai prosedur untuk dilaporkan secara berjenjang kepada Komando Atas.
Selain itu, personel Satgas juga memberikan penyuluhan hukum terkait kepemilikan senjata api ilegal serta mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila masih terdapat benda berbahaya peninggalan konflik demi menjaga keamanan bersama.
Danpos Nunura Letda Arm David Partogi Sagala menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari pendekatan humanis dan kedekatan emosional antara personel Satgas dengan masyarakat.
“Kami selalu berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat, seperti hanpangan dan komsos. Kepercayaan yang diberikan masyarakat merupakan kehormatan bagi kami. Penyerahan senjata ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan bersama. Yonarmed 12 Kostrad akan terus berkomitmen menjadi pelindung sekaligus mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah perbatasan,” ujarnya. (yonarmed12)


























