
BANGKALAN, MADURA – Dari sebuah organisasi alumni di Madura, solidaritas kemanusiaan menjangkau wilayah konflik ribuan kilometer jauhnya. Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Cabang Bangkalan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza Utara, Palestina, dalam bentuk distribusi makanan berbuka puasa bagi warga terdampak krisis.
Bantuan yang direalisasikan pada Senin (23/2/2026) itu dilaksanakan dalam dua sesi pembagian di wilayah Al-Daraj, Gaza Utara, kawasan yang disebut sebagai salah satu titik paling parah terdampak konflik dan blokade. Sebanyak 370 warga yang menjalankan ibadah puasa menerima hidangan nasi dan ayam dalam program bertajuk “Iftar Meal Distribution Project”.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Yayasan Penyelenggara Solidaritas Palestina (YPSP) dan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), dengan total nilai bantuan mencapai Rp100 juta.
Perwakilan YPSP di Gaza, Ahed A., menyatakan bantuan tersebut memberi dampak langsung bagi keluarga yang tengah menghadapi tekanan kemanusiaan.
“Sekitar 370 orang yang berpuasa menerima manfaat dari program ini. Bantuan ini membantu meringankan penderitaan keluarga serta menghadirkan kebahagiaan dan kelegaan saat waktu berbuka, terutama dalam kondisi yang sangat sulit saat ini,” ujar Ahed dalam keterangan tertulis.
Ketua IKA UNAIR Cabang Bangkalan, dr. Raudatul Hikmah, MM., Sp.OG., Subsp. F.E.R., mengatakan aksi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian kemanusiaan dari komunitas lokal terhadap persoalan global.
“Tujuan utama kami adalah kemanusiaan, meringankan beban warga Palestina yang terdampak konflik, krisis ekonomi, dan blokade, terutama di Gaza Utara,” kata Raudatul, Sabtu (28/2/2026).

Ia menambahkan, bantuan tersebut juga menjadi simbol solidaritas dan persaudaraan lintas batas. “Kami ingin memberikan dukungan moral dan psikologis, bahwa rakyat Palestina tidak berjuang sendiri,” ujarnya.
Menurut Raudatul, aksi ini sekaligus menjadi bentuk komitmen konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk merdeka dan berdaulat, serta membuka ruang amal jariyah bagi masyarakat yang ingin berdonasi.
IKA UNAIR Cabang Bangkalan saat ini masih menggalang donasi lanjutan. Dana yang terkumpul akan diarahkan untuk kembali disalurkan dalam bentuk program iftar pada 10 hari terakhir Ramadhan.
“Bismillah, semoga bisa terlaksana pada 10 hari terakhir Ramadhan. Harapannya membawa keberkahan dan menjadi amal jariyah bagi para donatur,” katanya.
Selain itu, pada Minggu (1/3/2026), organisasi alumni tersebut akan menyelenggarakan buka puasa bersama di Bangkalan dengan mengundang seluruh alumni UNAIR di wilayah tersebut. Kegiatan itu juga menghadirkan penceramah sekaligus imam shalat asal Palestina, Syaikh Faleh Abdoh Faleh Alkhawaldeh, serta menjadi momentum penggalangan donasi lanjutan.
Aksi ini menjadi program kerja awal IKA UNAIR Cabang Bangkalan dengan mengusung tagline “Aksi Global Kemanusiaan dari Organisasi Lokal”, menegaskan bahwa kepedulian dari daerah dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat di belahan dunia lain yang tengah dilanda krisis kemanusiaan.
(Kontributor: Arif)


























