oleh

Tak Sekadar Janji, Imam Musanto Awasi Pembangunan Turap Pancoran Mas

Depok – Komitmen mengawal aspirasi warga tak sekadar menjadi janji politik bagi Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Dr. (C) H. Imam Musanto, S.Pd., M.M.,

Ia turun langsung ke lapangan, meninjau progres pembangunan turap di RT 03 RW 017, Kelurahan Pancoran Mas, memastikan proyek tersebut berjalan tepat arah, tepat mutu, dan tepat sasaran. Selasa (7/4/2026)

Di tengah padatnya permukiman warga, Imam menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan solusi konkret atas persoalan klasik yang kerap dikeluhkan masyarakat: saluran air yang tidak optimal dan ancaman banjir saat musim hujan.

“Hari ini saya pastikan langsung di lapangan, pekerjaan sudah berjalan. Papan proyek juga sudah terpasang sebagai bentuk transparansi. Ini penting agar masyarakat tahu dan ikut mengawasi,” tegasnya.

Namun, ia tidak menutup mata terhadap berbagai kendala teknis yang dihadapi di lapangan. Lokasi proyek yang berada di area perumahan padat membuat ruang gerak alat dan pekerja menjadi terbatas.

Di sisi lain, karakter saluran air yang ditangani juga menuntut ketelitian tinggi agar hasilnya benar-benar kokoh dan berfungsi maksimal.

“Medannya tidak mudah. Ini kawasan hunian warga, jadi pengerjaan harus ekstra hati-hati. Semua harus mengikuti standar teknis dari dinas terkait agar tidak menimbulkan masalah baru,” jelas Imam Musanto.

Sebagai proyek yang bersumber dari pokok pikiran (pokir) dewan yang lahir dari aspirasi masyarakat. Imam menegaskan dirinya tidak akan lepas tangan.

Ia berkomitmen mengawal setiap tahapan pekerjaan hingga tuntas, demi memastikan kualitas pembangunan benar-benar sesuai harapan warga.

“Saya tidak ingin proyek ini sekadar selesai secara administratif, tapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini bagian dari tanggung jawab saya,” tegasnya.

Lebih jauh, pembangunan turap ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengendalikan aliran air, meminimalisir risiko banjir, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan tersebut.

“Harapannya jelas, pekerjaan ini selesai tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan dampak nyata. Warga butuh solusi, bukan sekadar proyek,” pungkasnya.

(Kontributor: Rafi)

Bagikan