
Surabaya — Semangat gotong royong warga terlihat di lingkungan Jalan Bubutan Gang II, RW 5 Praban Kulon, Kelurahan Alun-Alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya, Sabtu (5/9/2026). Bersama jajaran pemerintah wilayah dan warga, Babinsa Koramil BubutannKodim Surabaya Serka Sukir turun langsung dalam kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan, mushola dan makam umum.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kecamatan Bubutan, Kasi Bangtib Kelurahan, Satpol PP Kecamatan, Ketua LPMK, Ketua RW 5, Ketua RT 4 serta warga setempat. Kebersamaan berbagai unsur tersebut menjadi bukti bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan peralatan kebersihan yang tersedia, warga dan petugas bersama-sama membersihkan area sekitar mushola, lingkungan permukiman serta makam umum. Kegiatan dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, nyaman dan sehat bagi masyarakat.
Bagi warga, kerja bakti bukan sekadar membersihkan lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk saling bertemu, berkomunikasi dan mempererat hubungan antar warga. Kehadiran Babinsa juga membuat kegiatan berlangsung semakin guyub karena TNI hadir dan bekerja bersama masyarakat.
“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kalau dikerjakan secara gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan hasilnya bisa langsung dirasakan warga. Kami dari Koramil akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujar Serka Sukir.
Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan perlu dibangun secara berkelanjutan, bukan hanya ketika ada kerja bakti. Lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi warga, termasuk jamaah yang menggunakan mushola serta masyarakat yang berziarah ke makam umum.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil Bubutan menunjukkan perannya sebagai bagian dari masyarakat yang hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ikut mendorong budaya gotong royong dan kepedulian sosial.
Kerja bakti berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, tertib dan lancar. Sinergi antara Babinsa, pemerintah wilayah, DLH dan warga diharapkan dapat terus terpelihara demi menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat dan nyaman. (*)


























