oleh

Family Gathering Alastua TNI-AD Malang Raya, Persaudaraan Tak Lekang oleh Waktu

Lumajang – Persaudaraan yang terjalin sejak masa pengabdian tidak lekang oleh waktu. Meski kesibukan dan perjalanan hidup membawa setiap anggota pada aktivitas masing-masing, ikatan kebersamaan tetap menjadi sesuatu yang berharga untuk dirawat.

Semangat itulah yang mewarnai kegiatan Family Gathering Alastua TNI-AD Malang Raya, Minggu (1/11/2026). Mengusung tema “Menjunjung Nilai Kebersamaan dan Keakraban Alastua TNI-AD”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antaralumni Angkatan 1991 Gelombang II TNI Angkatan Darat beserta keluarga.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Air Terjun Tumpak Sewu dan Pendopo Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, tersebut tidak sekadar menjadi ajang rekreasi. Lebih dari itu, pertemuan ini menjadi ruang untuk kembali mengenang perjalanan kebersamaan, berbagi cerita, serta memperkuat persaudaraan yang telah tumbuh sejak masa pengabdian di lingkungan TNI-AD.

Kegiatan ini diprakarsai Kapten Caj Trisno, prajurit TNI-AD yang masih aktif bertugas di Ajendam V/Brawijaya. Sejak dini hari, para peserta bersama anggota keluarga mulai berangkat menuju Air Terjun Tumpak Sewu, salah satu destinasi wisata alam yang dikenal dengan panorama air terjunnya yang memukau.

Di tengah suasana alam yang sejuk dan pemandangan yang indah, keakraban semakin terasa. Canda, tawa, serta obrolan penuh kenangan menghidupkan kembali suasana persaudaraan yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Bagi para alumni, momen tersebut bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan kesempatan untuk kembali berkumpul, mempererat hubungan emosional, dan mengenalkan nilai-nilai persaudaraan kepada anggota keluarga.

Usai menikmati keindahan Air Terjun Tumpak Sewu, rombongan melanjutkan kegiatan ke Pendopo Kecamatan Pronojiwo. Suasana semakin hangat melalui agenda makan bersama, ramah tamah, dan hiburan yang diikuti seluruh peserta. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Pemerintah Kecamatan Pronojiwo.

Kapten Caj Trisno selaku pemrakarsa menyampaikan bahwa Family Gathering tersebut memiliki makna lebih dalam daripada sekadar kegiatan rekreasi.

“Pertemuan ini kami selenggarakan bukan hanya untuk rekreasi semata, melainkan untuk memelihara ikatan persaudaraan yang terjalin sejak masa dinas. Kami berharap melalui kebersamaan ini, nilai-nilai solidaritas, gotong royong, dan keakraban tetap terjaga di tengah kesibukan masing-masing anggota beserta keluarga,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Mashadi selaku Ketua Alastua Malang Raya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum berharga untuk menghimpun kembali keluarga besar Alastua dalam suasana penuh keakraban.

Menurutnya, persaudaraan yang telah dibangun sejak masa pengabdian merupakan modal sosial yang harus terus dipelihara, meskipun para anggota kini menjalani aktivitas dan tanggung jawab yang berbeda.

“Kami berharap silaturahmi yang terjalin hari ini dapat terus dipelihara, agar nilai-nilai persatuan dan semangat pengabdian yang dulu kita junjung bersama tetap hidup di tengah kesibukan masing-masing anggota,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan Pemerintah Kecamatan Pronojiwo. Sulianto, yang hadir mewakili Camat Pronojiwo, menyampaikan harapan agar pertemuan tersebut semakin memperkuat hubungan baik antara keluarga besar Alastua TNI-AD, pemerintah kecamatan, dan jajaran Koramil 0821/14 Pronojiwo.

“Mewakili Bapak Camat Pronojiwo yang saat ini bersama Danramil Pronojiwo ada kegiatan di Lumajang, saya menyampaikan semoga dengan kegiatan ini silaturahmi antara Alastua TNI-AD, Pemerintah Kecamatan Pronojiwo, serta Koramil 0821/14 semakin mengeratkan tali persaudaraan dan kerja sama yang baik,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Edy Hariyanto melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kehangatan. Antusiasme peserta beserta keluarga turut menjadikan kegiatan tersebut sebagai momen kebersamaan yang berkesan.

Pada akhirnya, Family Gathering Alastua TNI-AD Malang Raya menghadirkan pesan sederhana namun bermakna: persaudaraan sejati tidak berhenti ketika masa pengabdian berakhir. Ikatan kebersamaan justru perlu terus dirawat melalui silaturahmi, kepedulian, dan semangat saling mendukung.

Nilai solidaritas, gotong royong, disiplin, serta pengabdian kepada bangsa dan negara yang pernah menjadi bagian dari perjalanan para alumni diharapkan tetap hidup dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, keluarga besar Alastua TNI-AD Malang Raya berharap Family Gathering dapat dilaksanakan secara berkala. Bukan semata untuk mengulang kenangan, tetapi juga menjaga warisan persaudaraan agar tetap tumbuh dan dapat diteladani generasi berikutnya.

Sebab, sejauh apa pun langkah perjalanan dan selama apa pun waktu berlalu, persaudaraan yang dibangun dengan ketulusan akan selalu menemukan jalan untuk kembali menyatukan.

(Pewarta : Arif)

Bagikan