
Medan – Komandan Lanud Soewondo, Marsma TNI Tio Hutapea, S.Sos., M.A.P., memberikan sosialisasi tentang keselamatan terbang dan kerja (Lambangja) kepada seluruh prajurit di Aula Mustang Lanud Soewondo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan budaya keselamatan di lingkungan kerja TNI Angkatan Udara. Senin (24/2/2026)
Dalam sosialisasi tersebut, Danlanud menekankan implementasi perintah harian Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. agar seluruh prajurit menjadikan keselamatan terbang dan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas serta menumbuhkan _Generative Safety Culture_ dalam diri setiap prajurit. Keselamatan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan kedinasan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa membangun generative safety culture merupakan langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme prajurit udara. Budaya keselamatan yang generatif diwujudkan melalui pembentukan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak yang senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas, baik operasional maupun administratif.
Pada kesempatan yang sama, Kadispers Lanud Soewondo, Letkol Adm Kukuh Susilo, S.E., turut memberikan sosialisasi tentang peran strategis orang tua dalam menentukan masa depan anak. Ditekankan bahwa pembentukan karakter dan potensi anak harus dimulai sejak dini. Sejak tingkat SD, anak perlu dibiasakan gemar membaca, berlatih berhitung tanpa kalkulator, diajarkan tanggung jawab dan disiplin, serta diperkenalkan berbagai profesi.
Memasuki jenjang SMP, orang tua diharapkan mulai mengenali minat dan bakat anak, membangun prestasi serta portofolio nilai rapor yang stabil dan baik, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler secara serius seperti OSIS, olahraga, sains, maupun seni, sekaligus melatih kemampuan public speaking dan kepemimpinan serta mulai mengeksplorasi jurusan SMA sesuai potensi anak.
Lebih lanjut disampaikan sejumlah kiat mencapai target masa depan anak, antara lain menanamkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memberikan motivasi dan dukungan penuh dari orang tua, mengenali potensi anak untuk menemukan bidang yang dikuasai, membangun kepercayaan diri dengan mendengarkan pendapat anak, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan nyaman sebagai ruang bercerita.
Orang tua juga diharapkan menjadi teladan, bukan sekadar penasehat, menanamkan mental tangguh bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar, menerapkan manajemen waktu yang baik, serta menumbuhkan kepedulian dalam setiap aspek kehidupan anak.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh personel Lanud Soewondo tidak hanya semakin memahami pentingnya budaya keselamatan dalam tugas kedinasan, tetapi juga mampu berperan aktif sebagai orang tua yang visioner dalam membentuk generasi masa depan yang unggul, disiplin, dan berkarakter kuat.*
(Kontributor : Novian)


























