
Purworejo – Di tengah pengabdian para prajurit Yonif 412/Barata Eka Sakti yang sedang menjalankan misi perdamaian dunia di Republik Demokratik Kongo Afrika, perhatian dan kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan tetap menjadi prioritas dalam kunjungan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., ke Markas Yonif 412/Barata Eka Sakti, Purworejo, Kamis (4/6/2026).
Bagi keluarga besar Yonif 412, kehadiran Pangdivif 2 Kostrad menjadi wujud nyata perhatian seorang pemimpin seperti halnya orang tua yang datang untuk memastikan kondisi “keluarga” prajuritnya tetap dalam keadaan baik selama para suami dan ayah sedang mengemban tugas negara di benua Afrika.
Saat ini, ratusan prajurit Yonif 412/Barata Eka Sakti tengah bertugas sebagai bagian dari Satgas TNI Kontingen Garuda dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Demokratik Kongo. Di balik keberhasilan mereka menjalankan tugas internasional tersebut, terdapat keluarga yang dengan penuh keteguhan menunggu dan mendukung dari tanah air.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif 2 Kostrad menyempatkan diri bertatap muka dengan anggota Persit Kartika Chandra Kirana serta keluarga prajurit yang sedang melaksanakan tugas operasi luar negeri. Dengan suasana penuh keakraban, beliau memberikan motivasi sekaligus meyakinkan bahwa keluarga besar Kostrad akan selalu hadir dan memperhatikan kesejahteraan mereka.
“Seorang prajurit dapat menjalankan tugas dengan baik karena ada keluarga yang kuat di belakangnya. Karena itu, saya hadir untuk memastikan keluarga prajurit Yonif 412 tetap terjaga, tetap semangat, dan merasakan bahwa mereka tidak sendiri,” pesan Pangdivif 2 Kostrad.
Selain meninjau kondisi pangkalan dan kesiapan satuan, kunjungan tersebut juga menjadi sarana mempererat ikatan emosional antara pimpinan dengan keluarga prajurit. Bagi anggota Persit dan anak-anak prajurit yang sedang ditinggal bertugas, kehadiran Pangdivif memberikan rasa tenang sekaligus kebanggaan bahwa pengorbanan mereka mendapat perhatian langsung dari pimpinan.
Yonif 412/Barata Eka Sakti selama ini dikenal sebagai satuan yang memiliki sejarah panjang dalam berbagai penugasan operasi, baik di dalam maupun luar negeri. Saat ini, para prajurit terbaiknya tengah mengharumkan nama Indonesia di Kongo dengan mengemban misi menjaga perdamaian dunia di bawah bendera PBB.
Di Purworejo, keluarga terus menanti dengan doa. Di Kongo, para prajurit terus mengabdi dengan kehormatan. Dan diantara keduanya, hadir kepedulian seorang pemimpin yang memastikan tidak ada keluarga prajurit yang merasa sendiri dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Tetap semangat, pantang menyerah dan selalu gembira dalam tugas, Cakra !!!
(pendiv2)


























