oleh

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLHK Kota Depok Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Depok – Menindaklanjuti arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala DLHK Kota Depok, Abdul Rahman, mengatakan berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan di wilayah Jawa Barat, termasuk Kota Depok, diperkirakan berlangsung pada periode Desember 2025 hingga Maret 2026. Kondisi tersebut berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Depok untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem,” ujar Abdul Rahman, Rabu (14/1/2026).

Ia juga meminta seluruh pemangku wilayah, mulai dari camat hingga lurah, agar aktif melakukan pengawasan serta meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing. Menurutnya, tingginya curah hujan dapat menimbulkan berbagai risiko yang perlu diantisipasi sejak dini.

“Kami meminta pemangku wilayah melakukan pemantauan secara intensif, terutama di titik-titik rawan banjir, serta melaporkan kondisi wilayah terkait dampak maupun potensi dampak yang mungkin terjadi,” jelasnya.

Selain pengawasan, Abdul Rahman menekankan pentingnya peran camat dan lurah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar melakukan langkah-langkah siaga menghadapi cuaca ekstrem.

Upaya pencegahan, kata dia, dapat dilakukan melalui normalisasi aliran sungai dan drainase, pemangkasan pohon-pohon tua yang berpotensi tumbang, serta membatasi aktivitas di luar ruangan saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Langkah-langkah pencegahan ini penting untuk meminimalisir risiko bencana dan menjaga keselamatan masyarakat,” ungkapnya.

DLHK Kota Depok pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan bersama demi mengurangi potensi bencana selama musim hujan berlangsung.

(Kontributor: Rafi)

Bagikan