oleh

Danrem 081/DSJ Pimpin Upacara Tujuh Belasan Bulan Juli 2016

  Danrem 081.DSJ Pimpin Upacara 17-san (5)PB | Madiun – Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya memimpin Upacara Bendera Hari Senin sekaligus Upacara Tjuh Belasan bulan Juli 2016 bertempat di Lapangan Depan Makorem 081/DSJ Jln. Pahlawan No. 50 Kota Madiun. Senin(18/7/16)
Bertindak sebagai Inspektur Upacara  Tujuh Belasan Bulan Juli 2016 tersebut Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf Piek Budyakto sedangkan   Komandan Upacara di Jabat oleh Pasi Bin Wanwil Korem 081/DSJ Mayor Inf  Eko Wardoyo, Perwira Upacara dijabat oleh Lettu Inf Haryanto   sedangkan Pembaca Undang  Undang dasar Negara RI Sertu Asterius, pengucap Sapta Marga oleh Sertu Alim dan Pembaca Sapta Prastya Korpri PNS Sarkun. Upacara  tersebut diikuti oleh seluruh Prajurit dan ASN Korem 081/DSJ, Anggota Kodim 0803 Madiun, dan Anggota Militer/ASN Satdisjan wilayah Madiun.Danrem 081.DSJ Pimpin Upacara 17-san (1)
          Kesatuan – Kesatuan dalam Upacara tersebut terdiri dari satu kelompok Deputasi Perwira Menengah, satu unit satuan Musik militer, Satu SST deputasi Perwira Pertama, Tiga SST Pasukan upacara tidak bersenjata, Satu SSK pasukan bersenjata dan Satu SSK Pasukan Upacara ASN Gabungan Makorem, Kodim 0803/Madiun dan Satdisjan Korem081/DSJ.
Dalam Amanat Panglima TNI yang dibacakan Inspektur Upacara  menyampaikan yang intinya antara lain Panglima TNI mengajak selalu bersyukur kepada Tuhan YME dan mengucapkan Selamat Idul Fitri 1437 H kepada seluruh Prajurit dan ASN TNI. Panglima Tni mengajak untuk mengaktualisaikan hikmah puasa untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok. Danrem 081.DSJ Pimpin Upacara 17-san (2)Panglima TNI memberikan Apreasi kepada Prajurit dan ASN TNI tentang Kinerja yang sudah baik selama ini.  Beliau mengingatkan kembali agar Prajurit dan ASN TNI peka dan merespon dengan cepat tugas pokok. Panglima TNI menegaskan lagi bagi Prajurit dan ASN TNI yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba akan diberikan sanksi berat, bahkan pemecatan sesuai aturan. Untuk menghadapi berbagai bentuk ancaman Terorisme kita harus selalu waspada jangan sampai teror-teror yang terjadi diluar negeri masuk ke wilayah NKRI. Prajurit TNI dan ASN Tni agar tetap meningkatkan kewaspadaan melalui deteksi dini dan cegah dini. Panglima TNI menegaskan Peristiwa terhadap WNI oleh kelompok Abu Sayyaf yang berulang kali terjadi di perairan Filipina dan Malaysia adalah kejadian kejadian yang tidak dapat ditolerir. Beliau memerintahkan kepada Prajurit TNI untuk selalu siap menghadapi segala kemungkinan, apabila TNI dilibatkan dalam upaya pembebabasan sandera.
          Sebagai Prajurit TNI dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara dan dihadapkan kepada tantangan tugas yang semakin berat, Prajurit TNI harus senantiasa memegang teguh dan memedomani LIMA SIFAT TNI dimanapun bertugas dan berada, yaitu Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mempunyai keunggulan moral, mempunyai sifat pantang menyerah, Rela berkorban dan mencintai rakyatnya. TNI harus lebih Disiplin, Solid dan bekerja, bekerja penuh dedikasi untuk NKRI. (Penrem081/red)
Bagikan

Baca Juga