
BANGLI, – Komitmen membangun lembaga peradilan yang berintegritas tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kedekatan dengan masyarakat. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan bakti sosial keluarga besar Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar bersama Pengadilan Negeri (PN) se-Bali di Kabupaten Bangli, Sabtu (24/10/2026).
Mengusung tema “Peradilan Luhur, Indonesia Makmur”, kegiatan dipimpin langsung Ketua PT Denpasar, Dr. Ifa Sudewi, S.H., M.H., didampingi Ketua Pelaksana, Hakim Tinggi Marliyus M.S., S.H., M.H. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan antarwarga peradilan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat yang membutuhkan.
Peserta kegiatan terdiri atas unsur pimpinan, pejabat, aparatur sipil negara (ASN), PPPK, dan tenaga alih daya di lingkungan PT Denpasar. Turut berpartisipasi Ketua PN Denpasar, Ketua PN dan Wakil Ketua PN Singaraja, Ketua PN Amlapura, serta Wakil Ketua PN Bangli.
Pelaksanaan bakti sosial tersebut telah direncanakan melalui rapat kepanitiaan dan berlandaskan Surat Keputusan Ketua PT Denpasar Nomor 108/KPT.W24_U/SK.KP./X/2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin Ketua Pelaksana Marliyus M.S., S.H., M.H. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan ketertiban selama perjalanan agar seluruh agenda dapat berlangsung aman dan lancar.
Rombongan berangkat dari halaman Kantor PT Denpasar pukul 07.30 WITA dengan titik kumpul di PN Bangli sebelum melanjutkan kegiatan ke Pura Kehen, Bangli.
Di lokasi tersebut, para peserta melaksanakan persembahyangan bersama sebagai wujud bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan kawasan pura.
Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan tempat ibadah, kegiatan tersebut mencerminkan penerapan nilai luhur Tri Hita Karana, tradisi ngayah, dan semangat gotong royong. Nilai-nilai itu juga sejalan dengan upaya membangun budaya kerja aparatur yang berlandaskan nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Setelah menyelesaikan kegiatan di Pura Kehen, rombongan beristirahat dan makan siang bersama di Tegu Kopi, Kintamani, sebelum melanjutkan agenda sosial pada siang hari.
Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Guru Kula
Pada pukul 13.30 WITA, rombongan mengunjungi Panti Asuhan Guru Kula di Bangli. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Ketua PT Denpasar melakukan silaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pihak panti.
Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, mainan anak-anak, berbagai kebutuhan anak panti, serta santunan tali asih yang dihimpun dari warga peradilan se-Bali.
Ketua PT Denpasar, Dr. Ifa Sudewi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus komitmen lembaga peradilan untuk hadir di tengah masyarakat.
Menurutnya, tanggung jawab peradilan tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga harus disertai nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.
“Peradilan tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga harus luhur dalam kemanusiaan. Berbagi kasih adalah bagian dari dharma bakti kita untuk mewujudkan Indonesia yang makmur, dan menunjukkan bahwa Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri se-Bali merupakan bagian dari masyarakat Bali,” ujarnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberadaan lembaga peradilan di tengah masyarakat perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk membangun hubungan sosial yang baik dan menumbuhkan semangat saling membantu.
Perkuat Kebersamaan dan Zona Integritas
Ketua Pelaksana Marliyus M.S., S.H., M.H., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala. Rombongan kembali tiba di Kantor PT Denpasar sekitar pukul 17.00 WITA.
Selain sebagai sarana berbagi, kegiatan ini bertujuan mempererat rasa kekeluargaan antarwarga peradilan se-Bali serta mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Upaya membangun integritas kelembagaan membutuhkan konsistensi dalam pelaksanaan tugas, kedisiplinan, keteladanan, serta kepedulian terhadap kepentingan masyarakat. Karena itu, kegiatan sosial dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan nilai kebersamaan dan memperkuat orientasi pelayanan publik.
Melalui kegiatan tersebut, PT Denpasar bersama PN se-Bali berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh, sejalan dengan upaya mewujudkan peradilan yang berintegritas, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Menutup kegiatan, Marliyus menyampaikan pantun:
Bunga cempaka di Pura Kehen,
Mekar indah di pagi hari.
Bakti sosial tulus dari peradilan,
Berbagi kasih yang abadi.
Pantun tersebut menjadi penutup rangkaian bakti sosial yang membawa pesan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari semangat peradilan yang luhur.
(Kontributor : Arif)

























