oleh

Sub Garnisun 0829/Bangkalan Gelar Komsos

2016-09-23-photo-00000007 PB | Bangkalan – Kodim 0829/Bangkalan menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan aparat pemerintah, komponen masyarakat dan KBT bersama Sub Garnisun 0829/Bangkalan, Jum’at (23/09), bertempat di Ruang Data Makodim 0829/Bangkalan Madura, Jawa Timur.
Acara tersebut dibuka dan dilanjutkan sambutan dari Kassubgar 0829/Bkl Mayor Laut (P) Deddy Harliyanto, bahwa Kegiatan Komsos Aparat Pemerintah, Komponen Masyarakat dan KBT bersama Subgar 0829/Bangkalan merupakan Program dari Mabes TNI yang harus dilaksanakan dengan tujuan untuk menciptakan kesinambungan Antara TNI dan Rakyat.  Peran penting TNI dan seluruh lapisan masyarakat Indonesia berkewajiban menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara Indonesia terhadap ancaman baik dari dalam maupun luar negeri dan peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam rangka menjaga dan mempertahankan Negara Indonesia.2016-09-23-photo-00000010
Selanjutnya menurut Pasiops Subgar 0829/Bangkalan Kapten Caj Siswanto sebagai nara sumber menyampaikan bahwa Negara Indonesia terdiri dari daratan/pulau dan lautan yang sangat luas dan kita seluruh rakyat indonesia berkewajiban menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara Indonesia terhadap ancaman baik dari dalam maupun luar negeri.  Peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam rangka menjaga dan mempertahankan Negara Indonesia, diharapkan masyarakat jangan mudah termakan isu yang mengakibatkan perpecahan antar sesama, baik isu yang bersifat agama, suku maupun Ras.
Cara menyikapinya harus dengan tenang jangan mengedepankan emosi dan laporkan apabila ada hal hal yang mencurigakan ke aparat terkait sehingga dapat diantisipasi lebih dini, jangan mudah di adu domba karena banyak negara luar yang menginginkan kekayaan alam indonesia.2016-09-23-photo-00000009
Lebih lanjut Pasiops, menyampaikan PROXY WAR, dimana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga/kelompok lain  untuk berperang melalui berbagai aspek (ipoleksosbud) dengan cara intervensi dan memberi tekanan..
Diharapkan peran dan kesadaran pemuda, komponen masyarakat dan para alim ulama memiliki potensi yang besar dalam menyelesaikan persoalan bangsa terutama yang menyangkut ketahanan nasional.(penrem84/red)
Bagikan

Baca Juga